Hal yang Mendatangkan Berkah



Setiap kita pasti mendambakan sesuatu yang berkah dalam hidup. Karena hanya dengan keberkahan kita bisa merasakan kebahagiaan, ketenangan dan kedamaian. Nikmat yang tidak terduga dari Allah Swt ini biasa kita sebut sebagai rezeki yang berkah. Rezeki di sini memiliki arti yang sangat luas, dan bukan hanya harta semata, tetapi juga waktu, kesehatan, anak saleh, pasangan hidup dan lainnya.


Lantas hal apa saja yang mendatangkan keberkahan? Allah Swt berfirman: Jikalau penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan oleh perbuatan mereka. (QS. al-A'raf: 96)


Pada ayat di atas dikatakan bahwa penyebab hilangnya keberkahan adalah karena kezaliman perbuatan manusianya itu sendiri, sehingga Allah Yang Mahakuasa tidak melimpahkan berkahnya dari langit dan bumi karena mereka mendustakan ayat-ayat-Nya.

Jika dari penjelasan ayat di atas sifatnya masih universal (umum), dalam Mizanul Hikmah banyak disebutkan penyebab datangnya keberkahan secara partikular.


Rasulullah Saw bersabda:


Takarlah makanan kalian! Sebab, keberkahan terdapat di dalam makanan yang ditakar.” (Kanz al-Ummal, hadis 9434)

“Keberkahan terdapat di dalam perdagangan.” (Mustadrak al-Wasail, jil. 13. hal. 9)


Imam Ali as berkata: “Dengan keadilan, keberkahan akan berlipat­ganda.” (Ghurar al-Hikam, hadis 4211)


Jelas disebutkan bahwa mengukur makanan agar tidak berlebihan dan sesuai porsi kita akan mendatangkan keberkahan dan menghindarkan diri dari penyakit dan kemiskinan. Lalu disebutkan juga bahwa salah satu jalan mencari rezeki yang menyebabkan keberkahan adalah dengan cara berdagang, inilah profesi yang paling dicintai Rasulullah Saw. Kemudian sifat adil, yang dikatakan oleh Imam Ali sebagai pembawa keberkaham yang berlipat-ganda.


Dan hal-hal yang menyebabkan dicabutnya berkah berdasarkan hadis dan riwayat antara lain;


Rasulullah Saw bersabda: “Empat perkara yang jika salah satunya (saja) memasuki rumah, niscaya ia akan menghancurkan, dan ia tidak akan mendatangkan berkah, yaitu: khianat, mencuri, meminum minuman keras (khamar), dan zina.” (Mustadrak al-Wasail, jil. 79. hal. 19)


Imam Ali as berkata: “Jika telah muncul kejahatan, maka keberkahan akan terangkat.” (Ghurar al-Hikam. Hadis 4030)