Orang yang Patut Menerima Sedekah



Kita sedang berada di bulan persinggahan menuju Ramadan, untuk menjadi tamu-Nya di bulan agung tersebut sudah semestinya kita mempersiapkannya di bulan Syakban ini dengan berbagai amal saleh. Dan dia antara amal yang dianjurkan adalah dengan bersedekah.


Sedekah pun tidak boleh asal, harus dengan ilmu. Kita mesti tahu prioritas mana yang lebih berhak untuk menerimanya. Agar sedekah yang kita berikan tepat sasaran, di bawah ini adalah prioritas orang yang berhak menerima sedekah:


Sedekah kepada Keluarga dan Kerabat


Rasulullah Saw bersabda: “Jika di antara keluargamu miskin, hendaknya mulai bersedekah kepada sanak keluargamu terlebih dahulu, “dan, jika dalam sedekah itu ada kelebihan, hendaknya diberikan kepada orang-orang terdekat.”


Imam Ja’far Shadiq as ketika ditanya tentang sedekah kepada orang yang meminta di pintu­pintu (rumah orang), atau dicegah sedekah itu dari mereka dan diberikannya kepada kerabatnya, Imam Shadiq as berkata: “Tidak, tetapi hendaklah sedekah itu dikirimkan kepada orang yang memiliki hubungan kekerabatan dengannya, dan ini lebih besar pahalanya.” (Tsawab al-Amal, jil. 20, hal. 171)


Sedekah kepada Fakir Miskin Saleh yang Menjaga Harga Dirinya dengan Tidak Meminta-minta


Berusahalah untuk memberikan sedekah kepada para fakir miskin yang agamis dan tidak meminta-minta. Ini sesuai dengan firman-Nya.


(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka yang tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka adalah orang kaya karena memelihara diri dari meminta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. (QS.al-Baqarah: 273)

Rasulullah Saw pun bersabda: “Bukanlah orang miskin itu orang yang berkeliling (meminta-minta), bukan pula yang diberi dengan sebiji kurma atau dua biji kurma, sesuap atau dua suap makanan. Akan tetapi, orang miskin itu adalah orang yang memelihara diri dari meminta-minta, yang tidak meminta sedikit pun kepada manusia, dan tidak pula diketahui (kemiskinannya itu) sehingga (dapat) diberikan sedekah kepadanya.” (Kanz al-Ummal, hadis ke-16552)


Sedekah Melalui Lembaga Amal yang Terpercaya


Di era modern seperti sekarang ini, untuk memilih tepat sedekah yang terpercaya tidaklah sulit, lembaga yang fokus mengelola dana syar’i memiliki pembukuan yang transparan dan terpercaya, Yayasan Dana Mustadhafin salah satunya. Anda dapat bersedekah secara tepat guna hanya dengan memilih sedekah jenis apa yang diharapkan menjadi amal jariyah, dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan untuk kesejahteraan.


Sedekah melalui lembaga yang kredibel ini pun telah difatwakan oleh Sayyid Ali Khamenei: “Sedekah sunah lebih baik jika diberikan kepada orang fakir yang tidak meminta-minta dan agamis (taat beragama). Begitu juga jika dimasukkan ke dalam kotak sedekah yang dikelola oleh sebuah komite kemanusiaan tidaklah bermasalah... Dan jika diketahui bahwa lembaga kemanusiaan terpercaya itu akan memberikannya kepada yang berhak menerimanya, maka memasukkannya ke dalam kotak-kotak sedekah itu pun tidak bermasalah.”


Sumber: Mizanul Hikmah; Kumpulan Fatwa II Sayyid Ali Khamenei