Puasa Solusi Bagi Kedermawanan


Ramadan adalah bulan musim seminya pahala. Bagaimana tidak, di bulan ini semua perbuatan baik dilipatgandakan berkali-kali lipat. Pada siang hari yang matahari begitu menyengat panasnya, kaum muslim melakukan puasa atas dasar ketundukan kepada Allah, Tuhan Semesta Alam. Ibadah puasa adalah amalan yang Allah Swt sendiri yang akan membalasnya, pahala yang diberikan pun oleh makhluk tak dapat dihitungnya karena begitu besar di sisi-Nya. Dalam sebuah hadis qudsi Allah berfirman, “Puasa itu untuk-Ku dan Aku (Allah) yang membalasnya.”


Banyak hikmah yang dapat diambil dari kita melakukan ibadah puasa, diantaranya adalah mengingatkan kita kepada fakir miskin. Sebab dengan berpuasa kita dapat merasakan rasa lapar yang diderita mereka. Dengan mengingat dan merasakan penderitaan mereka, maka akan menumbuhkan sikap empati. Dengan berempati kita akan menjadi makhluk yang peduli terhadap sesama. Ketika kita memiliki harta yang lebih maka kita akan menyisihkan untuk mereka.


Sayyidina Husain bin Ali ra berkata, “Allah mewajibkan puasa, agar orang kaya dapat mengetahui pedihnya rasa lapar sehingga ia selalu mengutamakan orang miskin.”


Puasa dapat menjadi solusi bagi kedermawanan, terutama di bulan Ramadan yang penuh dengan berkah. Setiap kita dapat berlomba-lomba untuk dapat meraih pahala yang besar dengan banyak melakukan perbuatan baik seperti bersedekah. Bersedekah di bulan Ramadan, baik dalam bentuk uang maupun barang, adalah sesuatu yang sangat dianjurkan. Rasulullah bersabda, "Sedekah paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan."


Rasulullah juga bersabda, "Sesungguhnya Allah Swt itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk."


Oleh karena itu, dianjurkan untuk bersedekah walaupun jumlahnya sedikit. Tetapi, bersedekah tidah mesti hanya di bulan Ramadan saja. Sedekah dapat dilakukan kapan saja, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita. Dengan berpuasa di bulan Ramadan, kaum muslim diingatkan terus untuk selalu berbuat baik terhadap sesama, membantunya, serta menghormatinya apapun status sosialnya. Buah dari puasa adalah bertakwa, serta hati yang lembut. Sehingga sikap empati terhadap fakir miskin akan selalu menyala di dalam hati kaum mukmin. Sehingga kedermawanan akan menjadi salah satu sikap luhur yang dimiliki oleh setiap mukmin.