Air Bagi Kehidupan

Diperbarui: 2 Jul 2021


Berbagai fasilitas yang mendatangkan manfaat bagi kehidupan manusia telah disediakan oleh Allah, seperti hamparan tanah yang layak huni, sumber-sumber makanan seperti tumbuh-tumbuhan, buah-buahan dan beragam jenis hewan di darat ataupun di laut, sinar matahari, oksigen dan juga air.


Air merupakan bagian sangat penting dalam kehidupan. Tanpa air di bumi tidak akan ada kehidupan. Air adalah bagian terbesar penyusun tubuh makhluk hidup, oleh karena itulah air sangat berfungsi dan berperan bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini.


Allah Swt berfirman: “Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?” (QS. al-Anbiya: 30)


Di dalam Alquran terdapat lebih dari 200 ayat yang secara langsung menyebut kata (al-ma') yang bermakna 'air' atau hal-hal lain yang berhubungan dengan air, seperti hujan, laut, sungai, mata air, dan sebagainya. Dalam rangkaian ayat-ayat tersebut, Alquran juga membahas masalah air dan fungsinya di alam, misalnya air sebagai penopang kehidupan makhluk hidup di bumi, daur hidrologi air ataupun air sebagai sarana transportasi, sebagaimana difirmankan Allah Swt:

“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu.” (QS: Ibrahim: 32)


Keberadaan air di bumi adalah sebuah keistimewaan, karena secara teoretis, kemungkinan keberadaa air di tempat lain di alam semesta ini sangat kecil sekali, singkatnya hanya terdapat di bumi. Itulah sebabnya, mengapa Allah menempatkan manusia di planet bumi, bukan di planet lainnya, karena di planet ini Allah telah menyediakan sarana-sarana penopang kehidupan mereka, salah satunya adalah air. Dalam Alquran Allah menjelaskan:

“Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.” (al-A’raf: 10)


Sudah sepatutnya kita sebagai manusia bersyukur dengan nikmat yang sangat besar ini, jangan sampai kita menjadi makhluk yang ingkar dengan tidak mengimani Sang Pemberi Nikmat. Allah Swt mengecam hamba-Nya yang kufur terhadap nikmat yang telah diberikan-Nya. Semoga kita tidak termasuk dari yang sedikit jumlahnya sebaimana yang difirmankan Allah Swt dalam ayat di atas.


Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya manusia terus berupaya mengadakan air yang cukup bagi dirinya sendiri, baik untuk minum, memasak, mandi, bersuci, dan sanitasi. Maka dari itu penting bagi kita sebagai manusia untuk tetap selalu melestarikan dan menjaga agar air yang kita gunakan tetap terjaga kelestariannya dengan melakukan pengelolaan air yang baik seperti penghematan, tidak membuang sampah dan limbah yang dapat membuat pencemaran air yang dapat menggangu ekosistem yang ada.


Jika sekarang banyak bencana yang disebabkan kurang dan rusaknya air itu ulah manusianya itu sendiri.

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS. ar-Rum: 41)