Anjuran Menangis Karena Takut kepada Allah Swt


Semua orang pasti pernah menangis. Namun, tidak banyak orang yang menangis karena Allah Swt, takut akan azab-Nya yang dahsyat dan khawatir jika amalnya tidak diterima oleh-Nya. Hati yang yang semula diciptakan dalam keadaan lembut dan mudah tersentuh, seiring perjalanan waktu banyak hal yang menjadikannya keras dan membatu. Entah karena kemaksiatan, penuh dosa atau jarang mengasahnya dengan ibadah dan tafakur.


Menangis adalah salah satu cara untuk melembutkan hati, banyak doa-doa dalam khazanah Ahlulbait yang dapat menyentuh sanubari, Doa Kumayl contohnya. Ini dapat menjadi metode untuk merasakan penghambaan di hadapan Allah Yang Mahatinggi. Menangis karena Allah ternyata juga sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw dan memiliki keutamaan tersendiri. Berikut di antara hadis-hadis anjuran untuk menangis kami kutipkan dari Madinah Balaghah:


Di dalam kitab Tsawab al-A'mal, ash-Shaduq meriwayatkan Imam Ja'far bin Muhammad as, dari ayahnya as bahwasanya Rasulullah Saw bersabda: “Sungguh berbahagia wajah yang saat Allah memandangnya ia sedang menangisi dosa yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali dirinya karena takut kepada Allah.”


Di dalam kitab Irsyad al-Qulb diriwayatkan, Rasulullah Saw bersabda: “Tidak akan melihat api neraka mata yang menangis karena takut kepada Allah, mata yang tidak tidur semalaman dalam ketaatan kepada Allah, dan mata yang dipejamkan dari hal-hal yang di haramkan Allah”


Kitab Lubb al-Lubab meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw telah bersabda: “Setiap amal mempunyai timbangan dan ganjaran kecuali tetesan air mata karena ia dapat memadamkan murka Tuhan. Sekiranya seorang hamba menangis karena takut kepada Allah di tengah satu umat niscaya Allah akan merahmati umat itu karena tangisannya.”


Rasulullah saw bersabda: “Seluruh mata akan menangis pada Hari Kiamat kecuali tiga mata: mata yang menangis karena takut kepada Allah, mata yang dipejamkan dari hal-hal yang diharamkan Allah, dan mata yang tidak tidur semalaman di jalan Allah.”


Rasulullah Saw bersabda: “Manakala Allah mencintai seorang hamba maka Allah tanamkan tangis kesedihan di dalam hatinya. Karena Allah mencintai hati yang selalu sedih. Manakala Allah membenci seorang hamba maka Allah tanamkan seruling kegembiraan di dalam hatinya. Dan tidak akan masuk neraka orang yang menangis karena takut kepada Allah..”


Rasulullah Saw bersabda: “Orang Mukmin yang dari kedua matanya keluar tetesan air mata sebesar lalat lalu air mata itu membasahi wajahnya maka Allah haramkan neraka baginya.”


Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang menangisi dosa maka diampuni dosanya. Siapa yang menangis karena takut kepada neraka maka Allah akan melindunginya dari neraka. Siapa yang menangis karena rindu kepada surga maka Allah akan tempatkan ia di dalam surga dan menuliskan baginya perlindungan dari ketakutan terbesar. Siapa yang menangis karena takut kepada Allah maka Allah akan mengumpulkannya bersama para nabi, para shiddiqin, para syuhada dan orang-orang salih. Sungguh mereka itulah sebaik-baiknya teman.”