Bersedekah dan Berinfak, Amalan yang Sangat Dianjurkan di Bulan Ramadan



Sedekah dan infak merupakan salah satu perwujudan syukur atas karunia Allah Swt yang telah diberikan kepada kita. Terutama di bulan-bulan Ramadan yang disebut sebagai musim seminya pahala. Di bulan ini amalan seperti sedekah dan infak sangat ditekankan, terutama memberikan kepada mereka yang tengah berpuasa.


Dalam kitab Sunan Tirmizi dari Anas yang menuturkan bahwa Nabi saw ditanya, “...sedekah manakah yang lebih afdhal?”


Beliau saw bersabda: “Sedekah pada bulan Ramadan.”


Baca juga Perbedaan Makna Infak dan Sedekah


Dalam kitab Shahih Bukhari, diriwayatkan dari lbnu Abbas yang mengatakan bahwa Nabi saw adalah manusia paling dermawan dalam hal kebaikan. Beliau saw juga orang paling dermawan pada bulan Ramadan saat Jibril a.s. menemuinya. Jibril a.s. menemui beliau saw setiap malam bulan Ramadan, yang karenanya beliau memisahkan diri [dari keramaian]. Saat itu, Jibril selalu membacakan Alquran kepada Nabi saw. Ketika Jibril menemuinya, beliau saw adalah orang paling dermawan dalam hal kebaikan ketimbang angin yang bertiup. (Shahih Bukhari, 2/672, hadis ke-1803)


Baca juga Menghidupkan Kecintaan pada Alquran dengan Khataman di Bulan Ramadan


Imam Ja'far Shadiq a.s. berkata: “Sesiapa yang bersedekah pada bulan Ramadan dengan satu sedekah saja maka Allah akan menjauhkan tujuh puluh bala (bencana) dari dirinya.” [Biharul-Anwar, 96/179]


Imam Ja’far Shadiq a.s. berkata: “Ali bin Husain a.s, ketika berada pada hari berpuasa, memerintahkan menyembelih domba. Kemudian domba itu dipotong-potong dan dimasak. Pada sore harinya, beliau as menuangkannya ke dalam wadah-wadah sehingga tercium bau kuahnya, sementara beliau a.s. berpuasa. Kemudian beliau as berkata, ‘Berikan kepadaku piring-piring, isilah untuk keluarga fulan dan keluarga fulan.’ Kemudian beliau memberikan roti dan kurma hingga waktu makan malam. Semoga salawat selalu tercurah kepadanya dan kepada ayah­ayahnya.” (Al-Kafi, 4/68; Biharul-Anwar, 96/317)


Baca juga Adab dalam Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan


Imam Ali Ridha berkata: “Berbuat baiklah terhadap keluarga-keluarga kalian dan berlapang dadalah kalian kepada mereka. Karena telah diriwayatkan dari seorang alim yang berkata, ‘Allah tidak akan menghisab seorang yang berpuasa atas makanan dan minuman yang diinfakkannya, sementara dirinya tidak berlebih-lebihan di dalamnya." [Biharul-Anwar, 96/317]


Imam Ali Ridha a.s. juga berkata: “Sesiapa yang bersedekah pada saat dirinya berbuka puasa kepada orang-orang miskin dengan roti besar, maka Allah akan mengampuni dosanya dan akan diganjar pahala membebaskan budak dari keturunan Nabi Ismail as.” (Fadhail al-Asyhar as-Tsalatsah, hal. 96; Biharul-Anwar, 96/318)