top of page

Jelang Penutup Tahun 2022, 70 Anak Ikuti Khitanan Massal Dana Mustadhafin



Dana Mustadhafin Kembali menggelar bhakti sosial khitanan massal di Madrasah Shiddiqah Zahra, Condet, Jakarta Timur, Minggu (25/12/2022).


Ketua Umum Yayasan Dana Mustadhafin ustaz Husien Shahab mengatakan kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk sumbangsih Dana Mustadhafin kepada bangsa Indonesia.


“Khitanan Massal sebagai kegiatan rutin DM dalam satu tahun bisa dua kali,” ujar ustaz Husien. “Tujuannya memberikan pengabdian kepada bangsa Indonesia dan kaum muslimin,” tambahnya.


Selain itu menurut beliau banyak keluarga muda yang kebingungan untuk mengkhitankan anak mereka. “Karenanya, khitanana massal ini meberikan jawaban atas persoalan tersebut,” katanya.


Sementara itu perwakilan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Jakarta Timur, yang ikut menjadi panitian gabungan dalam bhakti sosial hari ini, Bapak H. Chalimi mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat membantu terlaksananya khitanan massal tersebut.


“Kedepan, kami berjanji akan berusaha lebih baik lagi, lebih baik lagi dalam memberi pelayanan” tegas Bapak H.Chalimi.


Salah satu orang tua yang anaknya ikut dikhitan pada pagi ini, Gusnar Siregar dari Bekasi Utara mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya khitanan massal yang diselenggarakan oleh Dana Mustadhafin.


“Saya sangat berterima kasih dengan adanya khitanan massal yang diselenggarakan oleh Dana Mustadhafin. Saya berharap kedepan masih ada acara seperti ini agar yang lain yang membutuhkan bisa juga ikut,” tuturnya.


Sebelum acara khitanan massal dimulai, perwakilan tim dokter yang akan mengkhitan pagi itu, dr. Hermawan memberikan wawasan kepada orang tua yang anaknya akan dikhitan.


“Lukanya tidak boleh kena air dulu, biasanya satu minggu kering, jika belum jangan kena air dulu,” jelas Hermawan.


Ia juga menjelaskan bahwa penyembuhan luka akan membutuhkan waktu dan tahapan, karena itu orang tua tak perlu panik. Minggu pertama, katanya, akan terjadi pembengkakan. Kemudian minggu kedua akan terjadi pembuatan jaringan baru.


“Yang bengkak mulai kempes. Pada minggu ketiga baru terjadi proses penyembuhan sempurna,” jelasnya.


Khitanan massal kali ini diikuti oleh 70 anak, usai dikhitan mereka akan mendapatkan obat, bingkisan dan uang saku.


Acara ini terselenggara berkat kerjasama Dana Mustadhafin dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ABI DKI Jakarta, DPD ABI Jakarta Timur, Madrasah Shiddiqah Zahra, RUKO Swoosh Coffee dan Asy-Syababul Karrar.


bottom of page