Makna Hari Raya Idul Fitri


Hari raya Idul Fitri adalah hari raya terpenting bagi kaum muslimin, setelah melaksanakan puasa di bulan Ramadan sebulan penuh maka pada hari ini di awal bulan Syawal Allah Swt menghadiahkan kemenangan bagi kaum mukminin hari raya Idul Fitri. Pada hari ini tidak diperbolehkan untuk melakukan puasa. Pada hari ini juga, umat Islam mengerjakan salat Id dan kewajiban membayar zakat fitrah.


Menurut Sahabat Jabir ra meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad saw bersabda, "Pada hari pertama bulan Syawal, akan ada panggilan: Hai kaum mukminin! bergegaslah kalian menuju hadiah yang dijanjikan kepada Anda".


Kemudian beliau bersabda, "Wahai Jabir! Hadiah Tuhan bukanlah hadiah dari para raja itu".


Kemudian beliau melanjutkan sabdanya, "Hari itu adalah hari pembagian hadiah."


Nabi Muhammad saw bersabda, "Para malaikat pada hari raya Idul Fitri akan berdiri di gang-gang dan jalan-jalan yang dilewati penduduk dan berkata: 'Bergegaslah menuju Tuhanmu Yang Maha Pemberi dan mengampuni dosa-dosa yang besar'".


Sayidina Ali ra bersabda, "Ini (Idul Fitri) adalah hari raya orang yang puasa dan ibadahnya diterima oleh Allah swt, setiap hari dimana Allah Swt tidak dimaksiati di dalamnya adalah hari raya".


Sayidina Hasan ra pada hari raya Idul Fitri melihat orang-orang yang sibuk bermain-main dan bersenda gurau. Kemudian Imam berkata kepada sahabatnya, “Allah Swt menjadikan bulan Ramadan sebagai lahan pertandingan bagi hamba-Nya untuk bergerak menuju keridhaan Ilahi. Sekelompok dari mereka menang dan unggul dan sekelompok yang lainnya tertinggal dan kalah. Aku heran dari para pemeran pada hari dimana orang-orang baik akan memperoleh pahala dan orang-orang yang menyepelekan berbuat kebaikan akan sial. Aku bersumpah, apabila tabir disingkapkan, orang-orang yang baik akan sibuk dengan kebaikannya dan orang-orang yang berbuat kejelekan, akan tersiksa oleh kejelekannya sendiri.”


Sayidina Ali Ridha ra berkata: "Idul Fitri dijadikan hari raya bagi orang Islam agar supaya ada perkumpulan bagi mereka dimana mereka berkumpul dan pergi keluar untuk memuji Tuhan atas nikmat-nikmat yang dikaruniakan. Hari raya Idul Fitri adalah hari berkumpul, hari berbukanya orang-orang berpuasa, hari membayar zakat, hari suka cita dan berdoa.


Sebab lainnya karena Idul Fitri adalah hari pertama dari tahun dimana pada hari itu diperbolehkan makan dan minum karena bulan Ramadhan adalah bulan pertama menurut ahlul haq. Oleh sebab itu, Allah swt senang jika pada hari ini, terdapat pertemuan besar yang di dalamnya mereka akan mengagungkan dan memuji-Nya. Dan, pada hari ini, takbir salat dilakukan lebih banyak dari pada hari-hari lainnya karena takbir merupakan penghormatan dan pujian terhadap-Nya atas petunjuk dan afiat-Nya, sebagaimana yang Allah Swt firmankan: "Mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, dan supaya kamu bersyukur."


Hari raya Idul Fitri adalah hadiah dari Allah Swt sebagai reward kemenangan bagi orang yang diterima puasanya selama sebulan penuh di bulan suci Ramadan. Dijadikan hari raya juga agar supaya ada perkumpulan besar kaum Muslimin untuk memuji Tuhan atas nikmat-nikmat yang telah dikaruniakan-Nya. Pembersihan dosa-dosa dengan telah melaksanakan puasa sebulan penuh,kemudian Allah Swt menghadiahinya dengan Idul Fitri yang mana di hari ini diharamakan bagi Muslim berpuasa, serta bermaaf-maafan dengan sesama Muslim untuk membersihkan noda dosa yang telah dilakuan secara sengaja maupun tidak sengaja.