Bersyukur, Kunci Meraih Keridhaan Allah

Diperbarui: 7 Des 2021



Keridhaan Allah Swt adalah tujuan utama seorang manusia dalam beribadah. Meraih keridhaan Allah adalah impian yang mulia bagi setiap orang beriman, karena Ridha-Nya lebih besar dari apa pun, termasuk pahala dan surga. Allah ﷻ berfirman: “Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.” (QS At-Taubah: 72)


Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah ﷻ berkata kepada penghuni surga,'Wahai penghuni surga..', mereka berkata, 'Kami memenuhi panggilan-Mu, kami menaati-Mu'. Allah berkata,'Apakah kalian ridha (puas)?' Maka mereka berkata, 'Kenapa kami tidak ridha (puas), sementara Engkau telah memberikan kepada kami apa yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari ciptaan-Mu.’ Maka Allah berkata, 'Maukah Aku berikan kepada kalian yang lebih baik dari ini?’ Mereka berkata, 'Apakah yang lebih baik dari ini?' Allah berkata,'Aku telah menurunkan kepada kalian keridhaan-Ku, maka Aku tidak akan marah kepada kalian setelah ini selama-lamanya.’”


Jika Ridha Allah Swt adalah segalanya, lalu bagaimana cara meraihnya?


Baca juga: Ucapan Syukur dan Terima kasih Nenek Siti Mendapatkan Kursi Roda yang Bermanfaat untuk Beraktivitas


Ternyata jawabanya adalah bersyukur, suatu hal yang terlihat sangat mudah untuk dilakukan. Banyak ayat-ayat Alquran yang memerintahkan kepada kita untuk mensyukuri nikmat-Nya. Namun seringkali ketika kita mengingat kata "syukur" pasti yang muncul dalam benak kita adalah kata "tambahan nikmat". Memang benar, kalimat ini adalah janji Allah Swt untuk mendorong manusia agar selalu bersyukur, seperti dalam firman-Nya,


"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu." (QS.Ibrahim: 7)


Selain akan menambah nikmat dari-Nya bersyukur adalah kunci untuk meraih kerelaan Allah. Dia berfirman: "Jika kamu bersyukur, Dia meridhai kesyukuranmu itu." (QS. Az-Zumar: 7)


Baca juga: Menjaga Nikmat Allah Sebelum Dicabut


Karena itu orang yang bersyukur, dia sedang mensyukuri dirinya sendiri. Dan yang kufur maka ia sedang mengkufuri dirinya sendiri. Bayangkan begitu sibuknya Iblis dan bala tentaranya untuk menyesatkan manusia, namun ternyata tujuan besar dibalik usaha mereka adalah agar manusia enggan untuk bersyukur.


"Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur." (QS. Al-A'raf:17)


Karena itu jangan pernah lepas dari syukur di setiap kesempatan dalam hidupmu.


Dana Mustadhafin

#PedulidanTerpercaya