Buruknya Sifat Dengki

Diperbarui: 7 Des 2021



Aku tidak pernah melihat penindas yang lebih menyerupai orang tertindas daripada orang dengki, yaitu: kesusahan berkepanjangan, sakit hati, dan kesedihan yang tidak pernah meninggalkannya.” – Sayidina Ali bin Abi Thalib ra


Dengki adalah salah satu penyakit hati. Cirinya adalah tidak senang terhadap orang lain yang menerima suatu rezeki. Kadang malah sifat ini diikuti upaya agar nikmat yang dimiliki orang lain itu musnah. Sifat dengki adalah wujud ketidakbersihan batin seseorang, bahkan penyakit ini juga menghinggapi hati orang yang beriman. Jalan yang terbaik untuk terhindar dari penyakit ini adalah berlindung kepada Allah Swt dari sifat kedengkian dengan selalu mendekatkan diri kepada-Nya,


Baca juga: Buruknya Sifat Rakus


Mengenai buruknya sifat dengki Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah Azza Wajalla berfirman kepada Musa bin Imran, ‘Sesungguhnya orang dengki merasa tidak suka terhadap nikmat-nikmat-Ku dan menolak pembagian-Ku yang Aku bagikan di antara hamba-hamba-Ku.


Kedengkian merupakan penjara roh, penderitanya terkadang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini. Pendengki tidak pernah merasakan bahagia dalam hidupnya, sehingga dikatakan oleh Sayidina Ali bahwasanya orang dengki lebih sering berduka-cita dan dosanya berlipat-lipat. Beliau berkata: “Sungguh mengherankan dan sungguh menyesatkan kedengkian itu. Kedengkian bereaksi terhadap pelakunya, lalu membunuhnya.


Buah kedengkian adalah kesengsaraan di dunia dan akhirat, sewaktu di dunia ia tidak mendapatkan apa-apa dari yang didengkinya namun merasakan kesempitan hati. Dengki juga akan dapat menghilangkan iman dari hati seorang mukmin. Diriwayatkan Sayidina Muhammad Baqir berkata: “Sesungguhnya dengki benar-benar memusnahkan iman, sebagaimana api memusnahkan kayu bakar.


Baca juga: Metode Mengenalkan Baik dan Buruk Kepada Anak


Sayidina Ja'far Shadiq meriwayatkan hadis Qudsi mengenai tanda-tanda pendengki: “Luqman berkata kepada anaknya, ‘Orang dengki memiliki tiga tanda, yaitu: mengumpat orang lain saat tidak ada di hadapannya, mengambil muka (hati) orang lain saat ada di hadapannya, dan merasa senang dengan musibah yang menimpa orang lain.’


Berdasarkan hadis Qudsi di atas terdapat tiga tanda bahwa seseorang itu memiliki penyakit dengki, yaitu: mengumpat orang yang tidak disukainya ketika orangnya tidak disampingnya (umpatan ketidaksukaan biasanya disebabkan oleh rezeki dimiliki orang tersebut), namun si pendengki itu akan berpura-pura manis muka jika dihadapannya, dan apabila ada orang yang didengkinya mendapat musibah ia akan merasa bahagia. Astaghfirullah… Semoga kita terhindar dari penyakit hati ini, apabila kita sudah merasakan datangnya tanda-tanda tersebut segeralah bertaubat dan memohon kesembuhan dan perlindungan-Nya.


Dana Mustadhafin

#PedulidanTerpercaya