Demi Masa, Ajal Tak Memandang Umur


Kematian tidak memandang umur, tua dan muda bisa menemui ajalnya. Kematian memang misteri kapan waktunya namun pasti kedatangannya, dan pada akhirnya manusia tak berdaya lalu mengakui segala kekurangan dan keterbatasannya. Bumi ini hanyalah persinggahan, tempat mengukir amal-amal sebagai bekal menuju alam akhirat.


Akan tetapi, waktu yang dihabiskan manusia justru bisa mengukir dosa-dosa atau malah mengikis amal-amalnya, dunia yang gemerlap dan sangat mengoda ini, bisa membuat manusia lupa, sehingga umur yang seharusnya digunakan mengukir amal dan meraih pahala, justru disia-siakan.


Baca juga: Kematian adalah Keberuntungan Orang-orang yang Baik


Tentu saja bagi orang-orang beriman atau orang-orang yang shaleh, benar-benar memanfaatkan waktunya sebaik mungkin. Dan karena itulah orang-orang beriman memahami dan mengaplikasikan makna shalat wajib yang sudah ditentukan waktunya dengan kedisiplinan menggunakan waktu. Dari keselarasan ini mereka berusaha tidak termasuk dalam kategori manusia yang merugi, seperti yang disinggung dalam surah Al-'Asr ayat 2, bahwa sungguh manusia benar-benar dalam kerugiaan.


Maka apakah umur panjang itu sangat penting atau berguna jika seumur hidup banyak berbuat dosa? Tentu saja tidak. Sehingga mungkin sangat beruntung anak-anak yang masih mungil, yang belum terkena kewajiban syariat, yang belum mengetahui atau memahami hingar bingar dunia ini, lalu dipanggil Tuhan. Anak-anak mungil ini bisa jadi adalah para bidadara-bidadari yang menghuni surga dengan riang gembira.


Demikianlah, bayi yang bernama Muhammad Galang yang masih berumur 1,5 tahun atau 17 bulan, telah dipanggil Allah swt. Semoga almarhum Muhammad Galang meramaikan surga dan kelak menarik orang tuanya ikut bersama ke dalam surga dan merasakan kebahagiaan yang abadi nan hakiki. Innalillahi wainnailahi rajiun.


Baca juga: Kematian adalah Sahabat Manusia, Peluang Menuju Kebahagiaan Hakiki


Pada hari sabtu, 30 Oktober 2021, tim layanan pemulasaran Dana Mustadhafin mengantar Muhammad Galang ke TPU PD Benda Pamulangan, namun sebelumnya, almarhum yang meninggal di RSPAD Gatot Subroto pada jum'at sore, dimandikan di kediaman orang tuanya di Pamulang.


Semoga keluarga dalam kesabaran, dan semoga kelak sang bayi dengan izin Allah, bisa menarik orang tuanya ke dalam surga, amin.


Dana Mustadhafin

#Pedulidanterpercaya