Sebaik-baik Umat


Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahlulkitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Ali Imran: 110)


Ayat di atas Allah Swt menjelaskan bahwa umat Nabi Muhammad ﷺ, karena umat ini yakni Islam selain beriman kepada Allah Swt juga melaksanakan amaliyah mengajak kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran.


Lalu apakah umat Islam yang terbaik itu hanya pada periode tertentu saja atau sepanjang masa?.


Baca juga: Islam, Agama yang Sempurna


Mengenai hal ini Rasulullah ﷺ bersabda: "Sebaik-baik umatku adalah yang paling zuhud di antara mereka di dunia dan yang paling menyukai (kehidupan) akhirat."


Dalam riwayat lain Rasulullah ﷺ bersabda: "Sebaik-baik umatku adalah orang yang menghabiskan masa mudanya dalam ketaatan kepada Allah, menyapih dirinya dari kesenangan dunia, dan takut akan (siksa) akhirat. Sesungguhnya balasannya (bagi yang melakukan hal itu) di sisi Allah adalah mendapatkan kedudukan yang paling tinggi di surga."


"Sebaik-baik umatku adalah jika mereka dianggap bodoh, mereka bersikap tabah; jika mereka dianggap gila mereka memaafkan, dan jika mereka disakiti, mereka bersabar.”

Dari hadis tersebut dijelaskan Rasulullah ﷺ bahwa umat muslim terbaik bisa melampaui masa apapun asalkan mereka zuhud, menyukai kehidupan akhirat dan takut akan siksa akhirat, menghabiskan masa mudanya dengan ketaatan kepada Allah Swt, tabah, pemaaf, dan penyabar.


Baca juga: Definisi Riba Menurut Islam


Karena umat Nabi Muhammad ﷺ adalah sebagai umat pilihan Allah ﷻ maka mereka dibebani sebuah kewajiban. Diriwayatkan dalam sebuah hadis Rasulullah ﷺ bersabda: "Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka saling mencintai, menyampaikan amanat, menjauhi yang haram, menjamu tamu, mendirikan salat, dan menunaikan zakat. "


Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Umatku akan senantiasa di bawah tangan (pertolongan) Allah dan di dalam perlindungan-Nya selama para pembaca Alqurannya tidak menjilat para penguasanya, selama para ulama tidak memuji kaum pendurhaka, dan selama orang-orang baik tidak menolong orang-orang jahat. Akan tetapi, jika mereka melakukan semua (perkara yang tidak terpuji) tersebut, niscaya Allah akan menarik bantuan-Nya terhadap mereka, kemudian Dia akan menguasakan atas mereka para penguasa yang zalim di antara mereka."


Jadi untuk menjadi umat terbaik seorang muslim mesti menjalankan kewajiban yang dibebankannya yaitu dengan saling mencintai sesama muslim, menjauhi perkara haram, mendirikan salat, menunaikan zakat, tidak menjilat penguasa, para ulamanya tidak memuji kaum pendurhaka, orang-orang baiknya tidak menolong orang jahat. Dan apabila itu dilanggar maka Allah Swt akan menarik bantuannya, serta menurunkan kepada mereka para penguasa yang zalim.


Dan Rasulullah sangat mengkhawatirkan nasib umatnya sepeninggal beliau. Dalam sebuah hadis beliau bersabda: "Perkara yang paling aku khawatirkan terhadap umatku adalah tiga, yaitu: penyimpangan orang alim, perdebatan orang munafik dengan Alquran, dan dunia yang menyebabkan kalian saling berperang (memperebutkannya), maka curigailah ketiga hal tersebut terhadap diri kalian."


Rasulullah juga saw bersabda: "Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umatku sepeninggalku adalah: penghasilan yang haram, syahwat yang tersembunyi, dan riba."


Maka mari kita menjadi muslim sesuai yang diinginkan Allah dan Rasul-Nya dengan tetap menjalankan yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang agar kita semua menjadi sebaik-baik umat.


Dana Mustadhafin

#PedulidanTerpercaya